Uveitis


Uveitis

Merupakan peradangan pada uvea. Uvea adalah lapisan pada mata yang berada di antara apisan sklera dan retina dan terdini dari iris, badan siliar dan koroid. Uvea mengandung banyak pembuluh darah yang berperan dalam memberikan nutrisi ke mata.

 

Gejala

 

  1. Mata merah
  2. Mata nyeri 
  3. Fotofobia (Sensitif terhadap cahaya)
  4. Pandangan kabur dan kurang jelas 
  5. Terdapat bercak gelap di lapang pandang

 

 

Penderita uveitis pada umumnya berada pada usia 20-50 tahun. Setelah usia 70 tahun, angka kejadian uveitis mulai berkurang. Pada penderita lansia umumnya uveitis diakibatkan oleh toksoplasmosis, herpes, zoster dan afakia. Bentuk uveitis pada pria umumnya oftalmia simpatika akibat tingginya angka trauma tembus dan uveitis nongranulomatosa anterior akut. Sedangkan pada wanita umumnya berupa uveitis anterior kronik idiopatik dan toksoplasmosis.

 

Penyebab 

 

Penyebab uveitis di antaranya adalah kelainan autoimun, penyakit infeksi di tubuh, penyakit kelainan peradangan, trauma mata dan beberapa tumor. Namun sebagian besar uveitis tidak diketahui penyebabnya.

 

Pengobatan

 

Obat-obatan yang dapat diberikan adalah anti inflamasi topikal berupa tetes mata untuk mengurangi peradangan. Apabila peradangan yang terjadi berat, maka dapat diberikan anti inflamasi sistemik berupa obat oral maupun injeksi ke dalam bola mata.

Jalan Adisucipto No. 169 Solo, 57145
(0271) 713 333, 734 333